Arena

Published on February 19th, 2017 | by Mikael Dewabrata

M-1 Global Bikin Program Atasi Kekerasan di Sepakbola Lewat MMA

Menjelang Piala Dunia 2018, Rusia sedang membenahi diri terutama untuk mengatasi hooliganism atau kekerasan sepakbola yang dilakukan fans. M-1 Global pun mau membantunya.

Hooligans adalah kelompok pendukung sepakbola yang kerap melakukan kekerasan. Di Rusia, problem hooliganisme menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Rusia belakangan ini dikenal memiliki fans sepakbola garis keras, disebut Ultras. Untuk meredam kekerasan ini, maka M-1 Global selaku promosi MMA terbesar di Rusia mencoba membantu pemerintah dan federasi sepakbola lokal. Salah satu caranya adalah membuat mereka menyalurkan energinya di arena MMA.

“Kita menawarkan sebua konsep utuh. Ini adalah sebuah proyek sosial,” kata Vadim Finkelstein lewat RT Sport di Moscow. “Walau kita punya banyak petarung pro, tetapi kita memberi ruang bagi fans sepakbola. Mungkin orang bertanya kenapa. Ini karena banyak anak muda yang kuat yang tidak punya cara untuk menyalurkan energi mereka. Kita pun memberi contoh bagi mereka,’lihat, pergi ke gym, bertarung seperti pro, raih uang, dan jangan berkelahi di jalanan.’ Jika kamu memang tangguh, kuat, mulailah karir, buat uang dari situ. Jangan mencari perkara.”

M-1 mewujudkan hal ini lewat satu partai di mana representasi fans diadu. Artur Tyulparov dan Dmitry Tebekin pun diadu di M-1 Challenge 74 di St. Peterburg. Masing-masing mewakili dua klub Moscow, FC Spartak dan FC CSKA. Dua tim ini memang telah menjadi rival lama. Dua tim ini terakhir bertemu satu sama lain di Oktober 2016, dan di derby tersebut fans di stadion nyaris ribut besar karena aksi saling lempar flares. Pertandingan bahkan sempat ditunda karena stadion menyala mirip kebakaran hutan.

Kedua petarung yang akan diadu memang tidak punya rekor MMA pro yang bagus. Tetapi, setidaknya dengan fight ini pertarungan antar fans menemukan ruang yang lebih layak dan terkontrol. Jika hal ini bersambut, bukan tidak mungkin dibuat satu malam khusus fans melawan fans yang bertarung di bawah aturan MMA. Lewat inisiatif ini, Vadim juga berharap mereka yang sering kelahi di jalanan mulai memikirkan sarana yang lebih produktif.

“Sergey Romanov datang dari latar belakang tarung jalanan dan kita bisa lihat sekarang dia seperti apa. Dia adalah salah satu petarung paling menjanjikan di M-1 Global. Dia bukan bandit yang bakal berakhir di penjara. Dia sekarang mampu memberi nafkah keluarganya lewat bertarung. Dia bisa jadi contoh bagi anak muda kalau mereka bisa menghapus budaya kekerasan dari jalanan dan stadion.”

 

Rondesatu.com juga akan membuat seri tulisan spesial mengenai Ultras di Rusia yang juga melibatkan latihan MMA. Tunggu artikel-artikelnya.

Tags: , , ,


About the Author



Back to Top ↑